Kamis, 24 Februari 2011

SUKU BUNGA


Bunga adalah imbal jasa atas pinjaman uang. Imbal jasa ini merupakan suatu kompensasi kepada pemberi pinjaman atas manfaat kedepan dari uang pinjaman tersebut apabila diinvestasikan. Jumlah pinjaman tersebut disebut “pokok uang” (principal). Persentase dari pokok utang yang dibayarkan sebagai imbal jasa (bunga) dalam suatu periode tertentu disebut “suku bunga”.

Ø  Jenis Bunga

·         Bunga sederhana
Bunga sederhana adalah merupakan hasil dari poko utang, suku bunga per periode, dan lamanya waktu peminjaman.
Rumus bunga sederhana yaitu c = pbw, dimana c (bunga sederhana) adalah merupakan hasil dari p (pokok utang), b (bunga), dan w (waktu). Contohnya: Ocky meminjam Rp 230.000.000 untuk membeli sebuah mobil baru, dengan suku bunga sebesar 9.5% per tahun dan masa pinjaman adalah 5 tahun maka bunganya adalah …
Rp. 230.000.000 * 0.095 * 5 = Rp. 109.250.000
Bunga sederhana untuk Pinjaman Ocky adalah Rp. 109.250.000, maka total pembayaran pokok utang ditambah bunganya adalah Rp. 339.250.000.
Contoh lainnya, misalnya pokok utangnya adalah Rp. 100.000 :
-          Utang Kartu kredit dimana dikenakan biaya sebesar Rp. 1.000 per harinya maka 1.000/100.000 = 1% / perhari.
-          Obligasi swasta dimana pembayaran kupon bunga pertamanya adalah sebesar Rp 3.000 setelah 6 bulan sejak tanggal penerbitan obligasi  dan pembayaran kupon keduanya adalah Rp. 3.000 pada saat akhir tahun maka hasilnya adalah : (3.000 + 3.000) / 100.000 = 6% / year.
-          Bunga deposito yang dibayarkan pada akhir tahun sebesar Rp 6.000 maka perhitungannya adalah : 6.000 / 100.000 = 6% / year.

·         Bunga berbunga

Bunga berbunga atau disebut juga bunga majemuk: nilai pokok utang ini akan berubah terus setiap akhir suatu periode dengan penambahan perhitungan bunga. Misalnya pokok hutang adalah 1.000 dengan bunga 5% / tahun maka periode tahun pertama pokok hutangnya menjadi 1.000+(1.000*5%) = 1.050. Pada periode tahun berikutnya maka perhitungannya menjadi 1050+(1050*5%) = 1.102,50.


·         Sukubunga tetap dan mengambang

-          “Suku bunga tetap” adalah suku bunga pinjaman tersebut tidak berubah sepanjang masa kredit.
-          “Suku bunga mengambang” adalah suku bunga yang berubah-ubah selama masa kredit berlangsung dengan mengikuti suatu kurs referensi tertentu seperti misalnya LIBOR diman cara perhitungannya dengan menggunakan system penambahan marjin terhadap kurs referensi.
Kombinasi atau suku bunga tetap dan mengambang ini dimungkinkan serta seiring digunakan. Misalnya pada suatu kredit pemilikan rumah dimana disepakati bahwa hingga tahun ketiga bunganya adalah tetap yaitu 8.5% dan bunga untuk tahun selanjutnya akan ditetapkan sebesar 2% diatas LIBOR.

Kredit

Kredit bisa berarti :
-          Kredit (keuangan), yang berarti pinjaman
-          Kredit (akuntansi), yang merupakan lawan dari debit

Ø  Kredit (Keuangan)

Kredit merupakan suatu fasilitas keuangan yang memungkinkan seseorang atau badan usaha untuk meminjam uang untuk membeli produk dan membayarnya kembali dalam jangka waktu yang ditentukan. UU No.10 tahun 1998 menyebutkan bahwa kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga. Jika seseorang menggunakan jasa kredit, maka ia akan dikenakan bunga tagihan.

·         Syarat Kredit

Ketika bank memberikan pinjaman uang kepada nasabah, bank tertentu saja mengharapkan uangnya kembali. Karenanya, untuk memperkecil risiko (uang tidak kembali, sebagai contoh), dalam memberikan kredit bank harus mempertimbangkan beberapa hal yang terkait dengan itikad baik (willingness to pay) dan kemampuan membayar (ability to pay) nasabah untuk melunasi kembali pinjaman beserta bunganya. Hal-hal tersebut terdiri dari Character (kepribadian), capacity (kapasitas), Capital (modal), Colateral (jaminan), dan Condition of Economy (keadaan ekonomi), atau sering disebut sebagai 5C (Panca C).

·         Karakter

Watak, sifat, kebiasaan debitur (pihak yang berutang) sangat berpengaruh pada pemberian kredit. Kreditur (pihak pemberi utang) dapat meneliti apakah calon debitur masuk kedalam Daftar Orang Tercela (DOT) atau tidak. Untuk kreditur juga dapat meneliti biodatanya dan informasi dari lingkungan usahanya. Informasi dari lingkungan usahanya dapat diperoleh dari supplier dan costumer dari debitur. Selain itu dapat pula diperoleh dari informasi Bank Sentral, namun tidak dapat diperoleh dengan mudah oleh masyarakat umum, karena informasi tersebut hanya dapat diakses oleh pegawai Bank bidang perkreditan dengan menggunakan password dan computer yang terhubung secara on-line dengan Bank Sentral.

·         Kapasitas

Kapasitas adalah berhubungan dengan kemampuan seseorang debitur untuk mengembalikan pinjaman. Untuk mengukurnya, kreditur dapat meneliti kemampuan debitur dalam bidang manajemen, keuangan, pemasaran, dan lain-lain.

·         Modal

Dengan melihat banyaknya modal yang dimiliki debitur atau melihat bebrapa banyak modal yang ditanamkan debitur dalam usahanya, kreditur dapat menilai modal debitur, semakin banyak modal yang ditanamkan, debitur akan dipandang semakin serius dalam menjalankan usahanya.

·         Jaminan

Jaminan dibutuhkan untuk berjaga-jaga seandainya debitur tidak dapat mengembalikan pinjamannya. Biasanya nilai jaminan lebih tinggi dari jumlah pinjaman.

·         Kondisi ekonomi

Keadaan perekonomian disekitar tempat tinggal calon debitur juga harus diperhatikan untuk menghitung kondisi ekonomi yang akan terjadi dimasa datang. Kondisi ekonomi yang perlu diperhatikan antara lain masalah daya beli masyarakat, luas pasar, persaingan, perkembangan teknologi, bahan baku, pasar modal, dan lain sebagainya.

Hal-hal yang Diperjanjikan Dalam Perjanjian Kredit 

-          Jangka waktu kredit
-          Suku bunga
-          Cara Pembayaran
-          Agunan / jaminan kredit
-          Biaya administrasi
-          Asuransi jiwa dan tagihan


Ø  Jenis Kredit

·         Kredit Investasi

Kredit jangka menengah dan panjang untuk investasi barang modal seperti pembangunan pabrik, pembelian mesin.


Wikipedia.com

Rabu, 19 Januari 2011

Sistem Informasi Akuntansi


Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
  • SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
  • Berpegang pada prosedur yang relatif standar
  • Menangani data rinci
  • Berfokus historis
  • Menyediakan informasi pemecahan minimal
Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :
  • Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
  • Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
  • Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:
  • Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
  • Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
  • Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :
  • SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan
  • SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi
Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:
  • Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
  • Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
  • Meningkatkan efisiensi
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
  • Meningkatkan sharing knowledge
  • Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain :
  • Spesialis Informasi
  • Akuntan
Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan:
  • Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
  • Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.
Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.
Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :
  • Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
  • Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.
Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2, yaitu :
  • Informasi Akuntansi keuangan, berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
  • Informasi Akuntansi Manajemen, berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.

U.S. Sees Success in Immigration Program for Haitians

A year after the devastating earthquake in Haiti, the American government has received more than 53,000 applications from Haitians seeking temporary legal status in the United States, and it has approved the vast majority, a top immigration official said Wednesday. J.B. Reed for The New York Times A Haitian immigrant, back to camera, being helped last January in a clinic to apply for temporary legal status. Most of the 53,000 Haitians who applied by the deadline Tuesday gained the status. The official, Alejandro Mayorkas, director of United States Citizenship and Immigration Services, said his agency’s response to the disaster showed.

worldnews.com

Selasa, 18 Januari 2011

Gayus Serius Menyimak Putusan Hakim

Terdakwa korupsi dan mafia hukum Gayus Tambunan tampak serius menyimak saat majelis hakim membacakan amar putusan. Sesekali dia tertunduk dan mengejapkan mata.

Gayus mengenakan kemaja batik, duduk di depan majelis hakim di bawah pimpinan hakim Albertina Ho di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Rabu (19/1/2011). Kumis dan jenggotnya tampak kurang rapi, mungkin dia tak ada waktu merawatnya karena tertekan memikirkan kasusnya.

Hakim Albertina Ho menyatakan, berkas kasus itu sangat banyak sehingga tidak semuanya akan dibacakan. Adnan Buyung Nasution, pengacara Gayus setuju, baginya yang terpenting adalah pertimbangan majelis hakim.

Saat ini seorang hakim anggota sedang membacakan bagian awal dari amar putusan yang berisi intisari jalannya sidang selama ini. Hakim membacakan juga nama-nama saksi, tanpa membacakan isi kesaksian mereka.

Pada 22 Desember 2010, jaksa menuntut Gayus hukuman penjara 20 tahun dan membayar denda Rp 500 juta.

JPU menjerat Gayus dengan 4 dakwaan sekaligus atas dua perkara, yakni perkara mafia pajak terkait penanganan keberatan beberapa wajib pajak dan perkara mafia hukum terkait menyuap penyidik Polri, menyuap hakim, dan memberikan keterangan palsu.

Dalam kasus mafia pajak, Gayus didakwa bersama-sama dengan 4 orang atasannya di Ditjen Pajak, antara lain Humala SL Napitupulu dan Maruli Pandapotan Manurung, telah melakukan pidana korupsi terkait penanganan kasus dugaan korupsi dalam penanganan keberatan pajak PT Surya Alam Tunggal Sidoarjo (SAT).

Akibatnya PT SAT yang harusnya kena pajak, menjadi tidak kena pajak. Negara pun mengalami kerugian keuangan negara sebesar Rp 570.952.000. Gayus dijerat pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, serta pasal 3 jo pasal 18 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pada kasus mafia hukum, Gayus bersama-sama dengan Haposan Hutagalung didakwa telah menyuap penyidik Polri yang salah satunya adalah Kompol Arafat Enanie. Kemudian Gayus juga didakwa telah menyuap hakim Muhtadi Asnun agar membebaskan dirinya dari jeratan hukum, dengan memberikan uang sebesar 40 ribu dollar AS.

Terakhir, Gayus didakwa telah dengan sengaja memberi keterangan yang tidak benar untuk kepentingan penyidikan. Gayus disangka telah memberikan keterangan palsu kepada penyidik Bareskrim Polri tentang asal usul harta bendanya.

detik.com

Jumat, 03 Desember 2010

Wapres Prihatin Penyebaran HIV / AIDS

Pencegahan penyebaran virus HIV/AIDS tak bisa sendiri-sendiri dan parsial dilakukan para pihak seperti selama ini. Pasalnya, penyebaran virus mematikan itu sudah mencapai titik yang mengkhawatirkan dan mencapai deret ukur dan bukan lagi deret hitung. Langkah tindakan yang parsial disadari hanya akan mendorong hasil yang sepotong-sepotong dan tidak akan optimal, terutama penyebaran di tingkat generasi muda. Oleh sebab itu, Wakil Presiden Boediono mengajak seluruh komponen bangsa mawas diri dan mengintrospeksi diri mengapa penyebaran virus HIV/AIDS yang pertama ditemukan 23 tahun lalu, hingga kini semakin masif penyebarannya. Perlu langkah bersama yang menyeluruh dan berkelanjutan untuk meminimalisasi. Hal itu diungkapkan Wapres Boediono, saat memberikan pengarahan di puncak Hari Kesehatan Nasional ke-46 dan Hari AIDS Sedunia di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (3/12/2010). Acara dihadiri sejumlah menteri terkait seperti di antaranya Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Menteri Pendidikan Muhammad Nuh serta sejumlah pimpinan daerah dan lembaga swadaya masyarakat yang mendapat penghargaan kesehatan. "Angka-angka tersebut sangat memprihatinkan kita sehingga kita harus mawas diri dan bertanya kenapa itu terjadi dan apa yang mesti kita lakukan menghadapi penyebaran seperti itu," tanya Wapres Boediono. Menurut Wapres, pada lima tahun ke depan atau tahun 2015, Indonesia harus mencapai komitmen Millenium Development Goal's (MDGs), khususnya di bidang penanggulangan AIDS. "Oleh sebab itu, tentu itu harus diperhatikan oleh kita semua. Waktunya hanya lima tahun lagi, bisakah kita membalik tren penyebarannya itu? Ini sangat serius, dan, kita perlu memikirkan bersama," kata Wapres.
Dalam kesempatan itu Wapres mengimbau pihak-pihak termasuk, pemilik dan insan media masa untuk untuk bermurah hati memberikan sedikit ruang bagi pendidikan publik, khususnya untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS. Terkait dengan laporan mendalam mengenai upaya pencegahan penyebaran AIDS, yang ditulis Kompas, edisi Jumat (3/12/2010), Wapres Boediono memberikan apresiasi yang tinggi. "Kompas memberikan informasi yang bagus untuk memperingati Hari AIDS Sedunia," katanya. Sebelumnya, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, menegaskan hingga 30 September lalu, tercatat 50.320 orang terkena virus HIV/AIDS. Dari jumlah itu, sebanyak 22.726 orang pengidap AIDS tersebar di 32 provinsi di Indonesia. "Yang paling mengkhawatirkan kita, generasi muda kita ini, terutama di usia produktif di antara usia 15-39 tahun saat ini, sebanyak 78,8 persen mengidap virus HIV/AIDS," ujar Agung seraya berharap Komisi Penanggulangan AIDS memiliki strategi penanggulangan HIV/AIDS yang terarah, komprehensif dengan melibatkan banyak pihak.


From : Kompas

Akuntansi

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis". Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.
Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Semakin baik kita mengerti bahasa tersebut, maka semakin baik pula keputusan kita, dan semakin baik kita didalam mengelola keuangan. Untuk menyampaikan informasi-informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.
*       Neraca, adalah daftar yang sistematis dari aktiva, utang dan modal pada tanggal tertentu, yang biasanya dibuat pada akhir tahun. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada didalam perusahaan tersebut.
*       Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahu laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.
*       Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.
*       Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan didalam menghasilkan kas dimasa mendatang.